5 Gejala Awal Diabetes Melitus Yang Perlu Anda Ketahui

kenali diabetes

Apakah penyakit diabetes dapat dideteksi gejalanya? Jawabannya tentu saja bisa. Gejala diabetes sering kali tidak disadari oleh penderitanya. Pada dasarnya penyakit diabetes dapat dideteksi sejak dini dengan cara melakukan pemeriksaan kesehatan, dengan cara tersebut anda dapat mengetahui apakah benar anda menderita diabetes melitus atau tidak.

Jumlah penderita diabetes selalu bertambah setiap tahunnya, hal ini dikarenakan mereka baru menyadari bahwa mereka terkena diabetes ketika melakukan pemeriksaan kesehatan. Jadi ada baiknya kalau anda mengenal gejala awal atau tanda-tanda penyakit diabetes melitus untuk mengurangi resiko komplikasi.

  1. Cepat Haus dan Sering Buang Air Kecil

Sering buang air kecil, khususnya pada malam hari dianggap sebagai salah satu ciri seseorang terkena penyakit diabetes. Hal ini terjadi karena adanya zat gula yang berlebih didalam darah, dan akan dibuang melalui urin. Akibat terlalu banyak gula yang harus dibuang, hal ini menyebabkan tubuh memerlukan lebih banyak cairan untuk mengencerkan urin. Karena itulah penderita diabetes umumnya cepat haus dan sering buang air kecil.

  1. Mudah Lelah

ketika kadar gula dalam darah tinggi, glukosa secara otomatis akan terbuang dari tubuh lewat urin. Akibatnya, sel-sel tubuh kekurangan energi yang membuatnya tidak bekerja dengan semestinya. Selain itu kurang tidur yang diakibatkan oleh seringnya bangun pada malam hari untuk buang air kecil juga menjadi salah satu pemicu penderita diabetes melitus menjadi mudah lelah.

  1. Penurunan Berat Badan

Jika kadar gula dalam darah meningkat, maka tubuh akan kehilangan banyak nutrisi. Hal ini terjadi karena zat gula yang berlebih tersebut akan dibuang oleh tubuh melalui urin. Padahal zat gula sangat diperlukan oleh tubuh, zat gula tersebut seharusnya dicerna sehingga menjadi energi dan cadangan makanan bagi tubuh. Maka dari itu tubuh akan banyak kehilangan nutrisi, dan berakibat pada penurunan berat badan.

  1. Sering Kesemutan

Akibat gula darah yang tinggi, hal tersebut dapat merusak sel-sel saraf tepi. Untuk mengatasi hal ini disarankan untuk rajin melakukan olahraga, dan yang terpenting adalah harus bisa mengontrol gula darah agar berada pada level normal.

  1. Penyembuhan Luka Yang Lama

Kadar gula yang tinggi dapat menyebabkan luka menjadi semakin kronis sehingga semakin sulit atau lama sembuh. Hal inilah umum terjadi pada penderita diabetes. Selain itu, kolesterol juga berbahaya bagi proses penyembuhan luka. Semakin tinggi kolesterol, darah semakin kental sehingga alirannya tidak lancar.

Itulah 5 gejala awal penyakit diabetes melitus yang perlu diketahui. Bagi penderita diabetes, sangat penting memeriksa kadar gula dalam darah secara berkala. Jaga asupan makan, olahraga secara teratur, dan jalani pola hidup sehat yang tepat. Mulai juga dengan menurunkan berat badan berlebih dan menjauhi minuman minuman bersoda.