Alasan Kenapa Sule Keluar Dari OVJ

wayang ovj

Opera Van Java salah satu lawakan wayang orang yang didesain modern dan super kocak. Pertama tayang sejak  tahun 2008 di Trans7. Para pemain utama atau biasa disebut para wayang terdiri dari lima orang yaitu Parto (dalang sekaligus wayang), Andre, Sule, Azis gagap, dan Nunung. Mereka merupakan tokoh utama dalam cerita di OVJ yang selalu mengocok perut kita setiap malam.

Tapi Sejak sampai tahun 2014 personil OVJ tinggal empat orang saja, setelah diperhatikan ternyata Sule tidak pernah tampil lagi diacara tersebut. Ternyata komedian berambut panjang dan pirang ini mengaku sudah habis kontraknya dengan acara tersebut dan memilih tidak memperpanjangnya.

Azis mengaku terkejut dengan keputusan Sule tersebut. Azis menyayangkan keputusan tersebut sebab Azis merasa sudah sangat akrab seperti keluarga sendiri. Sule dan Azis serta tiga wayang lainnya Parto, Nunung dan Andre Taulany memang menjadi satu kesatuan yang sulit dipisahkan saat beradu akting lawakan di layar kaca OVJ.

Yang jelas, OVJ tanpa salah satu dari para wayang yang tadi disebutkan sangat berasa kurangnya. Walaupun mungkin ada yang bilang Azis yang paling tidak bisa melakukan lawakan-lawakan seperti Sule atau Andre, namun OVJ tanpa Azis juga kerasa hambar. Tidak ada objek “penderita”. Apalagi saat ini, OVJ tanpa Sule begitu kerasa kurangnya. Duet tik-taknya dengan Andre ditambah Parto sangat enak ditonton. Mengalir gitu aja, apalagi ditambah Azis yang jadi “korban” dan Nunung yang lebih menambah“kegilaan” acara tersebut.

Banyak para penggemar OVJ yang kecewa atas keluarnya Sule dari acara tersebut, tak sedikit penggemar yang meluapkan kekecewaannya kepada Sule melalui media sosial seperti Twitter. Para penggemar menyayangkan Sule tidak memperpanjang kontraknya di OVJ hanya karena Honor?

Nampaknya mendapat sindiran bertubi-tubi, komedian bernama asli Entis Sutisna ini emosi juga. “maaf saya bukan karena uang ditempat kerja saya sekarang honor sy dibawah OVJ demi Allah”. Sule melanjutkan tweet dengan sedikit emosi, “@kita sama-sama saling membesarkan cuma bukan karena honor, masalahnya tolong dipikirkan dulu kalo mau comment.”